Komitmen Wujudkan Sekolah Bebas Perundungan, 4 Guru Gugus V Waru Ikuti Seminar Nasional di Azana Style

📅 04 Desember 2025 ✍️ Admin 👁️ Dibaca 21 kali
Cover

PAMEKASAN - Isu perundungan (bullying) dan penciptaan lingkungan belajar yang aman menjadi sorotan utama dalam dunia pendidikan saat ini. Menjawab tantangan tersebut, Seminar Nasional Gebyar Pendidikan bertajuk "Wujudkan Sekolah Ramah Anak dan Bebas Perundungan" sukses digelar pada Kamis, 4 Desember 2025.

Bertempat di Ballroom Hotel Azana Style Pamekasan, acara bergengsi ini dihadiri oleh ratusan praktisi pendidikan dari berbagai wilayah di Kabupaten Pamekasan. Tidak ketinggalan, Gugus V Kecamatan Waru turut mengirimkan delegasi terbaiknya untuk mengambil peran dalam upaya pencegahan perundungan di lingkungan sekolah dasar.

Sebanyak empat orang guru hadir mewakili Gugus V dalam seminar tersebut. Mereka adalah Nuraini, S.Pd., Abd. Wahed, S.Pd., Endang Arike, S.Pd., dan Subaidi, S.Pd.

Kehadiran keempat pendidik ini bukan sekadar partisipasi seremonial, melainkan bentuk komitmen nyata Gugus V Kecamatan Waru untuk menyerap ilmu dan strategi terbaru dalam menangani dinamika kekerasan di sekolah. Materi yang disampaikan dalam seminar diharapkan dapat menjadi bekal berharga untuk menciptakan iklim sekolah yang inklusif, aman, dan nyaman bagi peserta didik.

"Seminar ini sangat krusial mengingat tantangan pendidikan karakter saat ini semakin kompleks. Ilmu yang didapat hari ini tentu akan kami bawa pulang untuk diterapkan dan didesiminasikan kepada rekan-rekan lain di Gugus V," ujar salah satu perwakilan peserta.

Dengan bekal wawasan baru dari Seminar Nasional ini, para delegasi Gugus V diharapkan mampu menjadi agen perubahan di unit sekolah masing-masing, memastikan bahwa sekolah bukan hanya tempat menimba ilmu akademik, tetapi juga rumah kedua yang ramah dan bebas dari segala bentuk intimidasi bagi anak-anak.